Perawatan Murai Mabung Yang Benar dan Hal yang Harus Dihindari

Cara Merawat Murai Mabung Pertama – Mabung (molting) pada burung merupakan salah satu siklus rutin pada burung. Mabung adalah sebuah proses bergantinya sebagian bulu yang sudah tua dengan bulu muda. Siklus ini secara normal pada umumnya terjadi 1 kali selama satu tahun, namun ada beberapa kondisi yang dapat mempengaruhi siklus ini yang mengakibatkan siklus mabungnya tidak normal. Selain mabung pergantian bulu pada burung ada juga beberapa istilah lain.

  1. Ngurak : Burung ngurak merupakan sebutan untuk yang bulunya rontok, tidak beraturan hingga bulu-bulu kecilnya berjatuhan.
  2. Ambrol : Bulu pada burung menjadi rontok semua atau proses bulu rontok semua.
  3. Nyulam : Tumbuh bulu baru untuk menggantikan bulu yang rontok sebagian kecil, namun secara keseluruhan bulu masih dalam kondisi normal.

Apabila dalam setahun sudah terjadi beberapa kali pergantian bulu bisa jadi itu bukan siklus mabung, namun bisa jadi karena pengaruh dari obat-obatan ataupun pakan yang tidak cocok sehingga membuat bulu burung menjadi cepat rontok. Murai batu mabung memerlukan nutrisi yang cukup dan perawatan yang maksimal, karena dalam masa mabung ini murai batu membutuhkan energi untuk dapat menumbuhkan bulunya. Disamping itu, kondisi perawatan yang kurang maksimal juga dapat membuat murai batu menjadi drop.

Merawat Murai Batu Saat Mabung

Selama kondisi murai batu mabung dan beberapa burung lainnya banyak yang mengalami drop mental atau drop fisik, karena tenaga didalam tubuhnya terfokus untuk menumbuhkan bulu-bulu baru dan pemulihan fisik. Oleh karena itu, kira sebagai pemilik harus melakukan perawatan untuk menunjang bulu baru dan pengembalian tenaga saat murai baru mabung. Berikut ini adalah perawatan murai batu mabung :

  1. Menempatkan murai batu dalam kondisi yang tenang dan gunakan kerondng apabila tidak ada tempat yang tenang dirumah. Tempatkan di suasana yang adem.
  2. Fur/Pur untuk MB dicampur dengan susu bubuk karena sangat bermanfaat untuk mempercepat turun bulu mabung.
  3. Pemberian ekstra fooding jangkrik untuk sementara bisa dihentikan, namun ada juga yang menyarankan untuk tetap diberikan agar nutrisinya cukup namun secukupnya saja.
  4. Berikan murai batu kroto setiap hari sebanyak 1 sendok makan,
  5. Berikan juga Ulat Hongkong 3 kali seminggu sebanyak +- 5 ekor.
  6. Bersihkan kandang secara rutin minimal 2-3 hari sekali.
  7. Saat bulu ekor sudah mulai tumbuh sekitar 5 cm (dorong buru) disaat seperti ini burung dimandikan 2 hari sekali menggunakan obat kutu (merk bebas).
  8. Jangan dijemur dulu, hanya cukup dianginkan saja setelah mandi.
  9. Di saat-saat tumbuh bulu dan mabung lakukan pemasteran ini, ini merupakan saat-saat terbaik. Gunakan masteran yang cocok dengan kriteria.
  10. Apabila pemberian jangkrik saat mabung di hentikan, bisa anda berikan lagi saat ekor sudah mulai panjang
  11. Perawatan kembali seperti biasa

Hal yang Dihindari Saat Murai Mabung

  1. Jangan dulu menangkap murai batu yang belum tumbuh tuntas.
  2. Jauhkan burung dari embusan angin, terutama angin malam.
  3. Jangan adu trek atau melihat murai lain
  4. Jangan dulu memandikan murai batu, sebaiknya embunkan saja.

Dalam proses mabung murai batu ada beberapa poin yang perlu diperhatikan, saat mabung adalah saat dimana murai batu membutuhkan ketenangan dan nutrisi yang cukup. Saat mabung juga adalah saat terbaik melakukan pemasteran bagi murai batu.

Proses mabung murai batu biasanya terjadi selama 2-3 bulan. Setelah murai batu selesai mabung jika ingin adu trek murai batu pasca mabung sebaiknya lihat dulu kondisi mental murai batu kita, apakah sudah normal atau belum. Demikian tips merawat murai batu yang sedang mabung.